Sunday, 26 February 2017

DKM In Memorium


Foto kiriman dari teman sesama DKM Jundullah, terharu..
karena perjalanan setelah perkuliahan itu, 
panjang dan banyak cerita didalamnya.
Foto itu seperti memperlihatkan kembali, 
perjuangan yang pernah kita lakukan bersama.

Bab yang hampir terlupakan, 
Subhanallah.

Terima kasih kiriman fotonya.

Wednesday, 18 January 2017

anak kecil dan orang tua

Part 1 (Bandung, 311216)
Dada ini seperti ditusuk pedang dari belakang
menembus kedepan,
obatnya hanya dengan mengingat-Nya.
Kita manusia, bukan mesin atau belati.

Andaikan dicari asal api itu pun,
Telah menjadi arang,
Panah sudah dilontarkan.

Maka Senangkanlah hatimu
Untuk berpikir lebih baik lagi.

Semua yang terjadi padamu,
akan tetap menjadi Tanggung jawabmu sendiri.
Iblis pun akan berpangku tangan ketika dimintakan pertanggung jawaban,
"tugasku hanya menggoda, jika anak adam mengikutiku,
itu adalah kesalahannya".

Satu lidi bisa dipatahkan,
Tapi ketika lidi ini bersatu menjadi kuat.

Banyak hal yang ingin kubagikan,
tapi Pengertian yang tak semua orang pahami, 
cukuplah rangkaian kata ini
menjadi penghibur sebuah keresahanku dalam berbagi,
Superman pun terbentuk dari opini publik.

Ada Aktor Intelektual dibelakang layar,
Mencari kelemahan lalu memainkan permainan seperti catur,
Kau tetap menjadi pion,
atau menjadi Ratu yang berdiri sendiri dalam papan catur yang berbeda.

Hidup ini pilihan,
Syukuri pilihan itu ketika terbuka lebar
Jangan seperti telur diujung tanduk.

Ketika kita mempertanyakan kehidupan dengan hal yang tidak kita inginkan terjadi,
Jawabannya,
bisa 1 atau 3 tahun kedepan setelah kita sadari akan hikmah di setiap kejadian.
kekuatan yang terbentuk dari sebuah proses, seperti mutiara.

Kita anak kecil yang haus akan pengetahuan dan kemajuan,
bukan anak kecil yang sok bergaya memakai topeng hanya untuk disukai penonton.
Anak kecil itu apa adanya,
Jika diada ada, berati anak apakah itu??
( Anak banyak gaya, xixi.. )

Dewasa itu relatif dengan banyak kriteria yang berbeda-beda, 
tidak bisa dijudge dengan kacamata kuda.

Kami anak kecil yang ingin menjadi dewasa dan terus tumbuh menjadi besar
karena kita bosan menjadi anak-anak yang dipandang sebelah mata, 
kami diajarkan oleh kehidupan
Jatuh bangun untuk bisa berjalan dan berlari.

Pahamilah kami ketika belajar merangkak dan berjalan
jika memang kau adalah orangtua kami yang bijak, 
kau pun dulunya seperti kami.

Ajari dan berikan kami kesempatan untuk tumbuh dan berkembang seperti ras seiya, hahaha..
ras yang terus berkembang dan tumbuh menjadi level manusia yang menakutkan dalam kemampuan.
Tapi jika tak diasah, tetap menjadi pisau yang tumpul tak terpakai.


Part 2 (3.10 311216)
Waktu cepat berlalu,
Jaman terus berubah
Aku ingin berlari mengejar ketinggalan.
Hoax, menjadi senjata di beberapa media.
Khawatir menjadi budaya bangsa kita.
Bagaimana peran pemimpin,
Untuk masa depan anak-anak kita.


Part 3 (1.45 020117)
Semua hanya titipan saja,
kebosanan ini akan menghilang seiring waktu,
Tubuh ini akan ditinggalkan.
 
Manusia tempatnya khilaf,`
Terkadang merasa benar sendiri.

Kita berjalan dalam ketidakpastian,
Sebuah anugerah ketika semuanya bisa berubah menjadi lebih baik lagi.
kedepannya setelah kehidupan ini,
tinggal perhitungan..

Senangkanlah hatimu,
Dunia ini sementara.
sedangkan, hatimu..

Senangkanlah pikiranmu,
Masalah akan selalu ada.
sedangkan, pikiranmu..

Semuanya permainan yang nyata dan terasa
Tapi jika kita terbangun nanti,
akan kita sadari sandiwara ini.

Matilah sebelum engkau dimatikan.

Semua orang bisa berteori dan beropini,
Empati itu seperti kau rasakan laparnya orang lain ketika berpuasa,
dan kau syukuri kesehatanmu setelah sakit yang kau derita. 
teori sangat mudah diucapkan daripada kenyataanya yang ada.

Hai, orang tua yang bijak..
pastinya pernah merasakan susahnya jadi anak kecil seperti kami,
sebelum engkau dihormati sekarang. 
Jatuh bangun dalam lingkaran opini negatif yang dibuat penghasut
bisa membuatmu gila bahkan ingin melompat dari kehidupan ini. 
maka rangkulah kami utk menjadi seperti dirimu,
bijak dan diakui.

Jangan sampai kami salah langkah,
karena kami adalah anak kecil yang tidak suka dihasut.
Jangan ada senioritas juga keangkuhan,
ketika kita bersama-sama dan dibesarkan oleh kehidupan ini. 
kesamaan memiliki api untuk bertahan hidup.


Part 4 (2.30 020117)
Terbayang,
jika anak kecil dan orang tua ini merasa benar sendiri,   
Semua merasa hebat..

Toleransi, itu jawabannya.

Orangtua yang bijak seharusnya lebih memahami para aktor kehidupan ini,
karena mereka telah lama mengarungi hidup..

Dan kau anak kecil,
bisa lebih menahan apimu agar tak terbakar dan salah jalan
karena kau masih belajar merangkak dan berjalan untuk bisa berlari.

Daripada opini kita dibuat orang tak bertanggung jawab
ketika kita diam, 
maka anak kecil ini pun belajar beropini,
agar bisa dipahami.


Part 5 (3.08 020117)
Anak kecil ini pun belajar menjadi orang tua,
Banyak hal yang baru, 
kesabaran super ekstra.

Pemimpin sebuah keluarga,
Siap menerima resiko dari sebuah keputusan.

Bersamaan menjadi anak kecil dan orang tua,
Dewasa itu pemaknaannya relatif dan berbeda-beda.
Terserah opinimu,
tapi toleransi itu utk memajukan.


Part 6 (21:23 20107)
Kami belajar merangkak dan berjalan sendiri,
Tiada yang memapah kami ketika benjol dikepala juga luka,
sudah menjadi hal yang biasa.


Part 7 (23.22 110117)
"Aku adalah arsitek
Aku adalah pioneer
Akan kurancang dunia
Menjadikannya diriku".

(Bait lirik "Mendekati Surga", Koil).

Lupakan..
Dengan irama penyemangat,

"Akankah kau percaya omong kosong belaka..
darah ini milik kami, tanah ini memiliki,
dosa ini tak akan berhenti"

(Bait lirik "Dosa ini takkan berhenti", Koil)

again..

"Dalam dunia fantasi..."
(Bait lirik "Kenyataan dalam Dunia Fantasi", Koil)

Api ini dapat menjaga kehangatan
dikala dingin diluar. 
belajar bertahan hidup, ketika dilepas sang induk.

(Bandung, 2:07 120117)

Wednesday, 11 January 2017

Hanya Allah yang Maha Sempurna

Terkadang kita bangga menertawakan kekurangan fisik yang ada pada diri seseorang, jika dia tidak terima dan berdo'a kepada Sang Penciptanya, bagaimana?
Tidak Mudah membangun sebuah kepercayaan diri,
bantulah dia atau diam tanpa menghina,
karena dia pun sudah harus berperang dengan dirinya sendiri untuk bisa bangkit,
lagi dan lagi membangun sebuah kepercayaan diri.

Seperti anak kita dihina orang lain, bagaimana rasanya?
sedangkan Allah tidak sama dengan kita,
Dia Maha Sempurna.
tidak mungkin menciptakan sesuatu dengan sia-sia,
ada himah dalam suatu penciptaan dan kejadian,
dan dalam kekurangan seseorang pasti ada kelebihannya.

Menghina yang tercipta apakah sama dengan menghina Sang Penciptanya?

Bandung, 110117

Firman Allah SWT :
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.” (QS. Al Hujurat: 11)

Kumpulan hadist dari beberapa sumber :

“Janganlah meremehkan kebaikan sedikit pun walau dengan berbicara kepada saudaramu dengan wajah yang tersenyum kepadanya. Amalan tersebut adalah bagian dari kebajikan.

Tinggikanlah sarungmu sampai pertengahan betis. Jika enggan, engkau bisa menurunkannya hingga mata kaki. Jauhilah memanjangkan kain sarung hingga melewati mata kaki. Penampilan seperti itu adalah tanda sombong dan Allah tidak menyukai kesombongan.

Jika ada seseorang yang menghinamu dan mempermalukanmu dengan sesuatu yang ia ketahui ada padamu, maka janganlah engkau membalasnya dengan sesuatu yang engkau ketahui ada padanya. Akibat buruk biarlah ia yang menanggungnya.” (HR. Abu Daud no. 4084 dan Tirmidzi no. 2722. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Al Hafizh Ibnu Hajar menyatakan bahwa hadits ini shahih).

Sumber : https://rumaysho.com/7592-jangan-menghina-dan-meremehkan-orang-lain.html


Larangan Menghina Sesama

Abi Hurairah,ra berkata, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: “Jauhilah olehmu berprasangka. Sebab berprasangka adalah sejelek-jelek pembicaraan. Janganlah kamu saling mencari kejelekan orang lain, janganlah saling bermegah-megahan, dan janganlah saling dengki mendengki. Janganlah saling mengumbar emosi, dan janganlah saling menjauhi. Jadilah kamu hamba-hamba Allah yang bersatu dan bersaudara sebagaimana yang telah diperintahkan Allah kepadamu. Seorang muslim dengan muslim lainnya adalah bersaudara, yang di antara mereka dilarang saling menganiaya, saling menghina, dan saling naeremehkan. Taqwa adalah di sini (sambil Rasulullah memberi isyarah ke arah dada). Cukuplah seorang muslim dikatakan melakukan kejelekan apabila dia menghina sesama muslim. Seorang muslim dengan muslim lainnya harus saling menjaga darah, kehormatan, dan harta kekayaannya.” (HR. Bukhari danMuslim).
   
Sahabat Ibnu Mas’ud,ra berkata, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: “Mencaci maki seorang muslim adalah perbuatan fasik, sedang membunuh seorang muslim adalah tindak kekufuran.” (HR. Bukhari dan MusUm).
  
Samurah bin Jundub,ra berkata, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: “Janganlah kamu saling* melaknati dengan laknat Allah, dengan kemurkaan Allah, dan jangan pula kamu saling melaknati dengan siksa neraka.” (HR. Abu Dawud dan Urmidzi, dan dia berkata bahwa hadis ini hasan shahih).
   
Abi Darda’,ra berkata, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: “Apabila seseorang melaknati sesuatu, maka laknat itu akan naik ke langit kemudian seluruh pintu-pintu langit dikunci. Lalu laknat itu mengambil posisi ke kanan dan ke kiri. Bila tidak ada tempat kosong, maka laknat itu akan kembali kepada orang yang dilaknati bila dia pantas untuk mendapatkan laknat Tetapi kalau orang yang dilaknati tidak pantas mendapat­kan laknat, maka laknat itu akan kembali kepada orang yang mengucapkan laknat tersebut.” (HR. Abu Dawud).
   
Abu Bakar,ra menegaskan, bahwa di dalam khutbah pada waktu haji Wada’ Rasulullah saw telah bersabda: “Sesungguhnya darah dan kehormatanmu adalah terpelihara sebagaimana mulianya hari Arafahmu, bulan Dzulhijahmu, dan tanah sucimu Makkah ini. Ingatlah, belumkah aku menyampaikan khabar yang demikian?” (HR. Bukhari).
   
Abi Hurairah,ra berkata, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: “Setiap muslim terhadap muslim lainnya harus saling memelihara darah, kehormatan, dan harta kekayaannya.” (HR. Muslim dan tirmidzi).
   
Aisyah,ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda kepada para sahabat:” Adakah kamu mengetahui apakah riba yang paling besar di sisi Allah?” Jawab mereka: “Allah dan Rasul- Nya lebih mengetahui.” Lalu Rasulullah bersabda: “Riba paling besar di sisi Allah adalah merampas kehormatan seorang muslim.” Kemudian Rasulullah SAW membaca ayat: “Dan barang orang yang menyakiti orang-orang beriman laki-laki dan orang-orang beriman perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat” (HR. Abu Ya’la, sedang sanadnya adalah sanad yang shahih).
   
Sa’id bin Zaid, ra berkata, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: “Sebagian dari riba yang paling besar adalah melecehkan kehormatan seorang muslim tanpa adanya hak.” (HR. Abu Dawud).

Sumber : https://anangnurcahyo.wordpress.com/al-hadits/hadist-top-lain/larangan2-dalam-hadist/larangan-menghina-sesama/

Wednesday, 23 November 2016

Virus "Hoax"

Part 1 (231116  22:53)

Ada hal yang ingin kuungkapkan
Tapi seperti tersangkut dan tak mau keluar.
Kejadian sesaat yang bisa merubah segalanya.

Statement yang kau lemparkan bisa merusak kehidupan seseorang,
dan kau bersiul kegirangan diatas penderitaan orang lain.
Isi Dunia ini, seakan terbiasa memakan bangkai saudaranya, 
hoax dimana mana.

Devide et impera telah menjadi sebuah budaya,
Lempar batu sembunyi tangan seakan menjadi hal yang biasa.
Ada perang yang lebih besar dan menyakitkan dari rudal dan nuklir,
Kau akan dibikin menjadi mayat hidup
Mati segan dan hidup pun menderita,
Yaitu Perang psikologis.

Ketika kejiwaanmu diserang,
Jika kau kuat, karaktermu terselamatkan.
Tapi Jika kau lemah, karaktermu hilang
dan Kau akan dibuat seperti pion dalam sebuah permainan.

Seseorang akan mengerti kebenaran sebuah cerita 
ketika akhirnya dia merasakan sendiri,
Ada perbedaan besar antara merasakan, dan hanya sekadar melihat apa yang terjadi.

Persepsi dibuat dengan hanya melihat,
sedangkan Kebenaran bisa dihasilkan dengan ikut merasakan.
Mungkin dajjal sudah membangkitkan kerajaannya dimuka bumi ini
karena anak cucu adam sudah berlomba-lomba dalam kekuasaan
dan hoax menjadi senjata untuk menghancurkan satu sama lain
sampai ke semua tingkatan manusia yang ada.

Sepertinya mata satu itu ditujukan untuk fitnah besar-besaran dimuka bumi ini, 
skenario dunia yang dibuat dalam satu kerajaan yang sudah dikendalikan.
Satu hoax untuk seseorang saja sudah mengerikan untuk dirasakan
dan Jika fitnah dunia besar-besaran terjadi, 
benarlah jika orang-orang beriman tidak akan mau hidup dijaman dajjal tersebut 
banyak mayat hidup yang dibuat oleh virus hoax.

Hahaha..
Semoga ini hoax pikiranku saja tentang senjata dajjal.
Sebuah pemikiran yang bermula dari mengerikannya satu fitnah yang dibuat bagi yang merasakannya, 
apakah kamu mau memakan bangkai saudaramu ??
Hati-hati dalam berucap dan sebagian prasangka adalah dosa, 
Moga kita dilindungi oleh-Nya, amien..

Part 2 (241116  01:10)

Virus forever and one.exe berjalan otomatis 
Track satu album helloween,
virus "hoax" dan "forever and one" dibuat sangat jauh berbeda,
Jamannya remaja bermain dan belajar bersama,
media tanpa hoax.

Terkadang,
Kita ingin kembali lagi kejaman tersebut.
Tapi itu hanya sebuah kenangan,
Semua sudah, dan harus berubah !!
Kita harus Move On,
Generasi '99, penghancur virus hoax.
Karena dimemori kita, virus "forever and one" masih dikarantina,
hahaha...( *menertawakan diri sendiri )
nanti pilihannya cuma 2, jadi Pengikut atau mati.
Semakin ku bercumbu bersama malam
Semakin menerawang entah kemana,
Sebuah kesenangan yang lain dari alur cerita hidup
yang masih menjadi sebuah tanda tanya..??
Jam, menit,  waktu..
Hari terus berganti,
Jika sudah waktuku.
Aku ingin semuanya bermakna,
Tidak tersia-siakan.

Monday, 14 November 2016

Keangkuhan manusia

Gaduh di dalam,
orang luar bertepuk tangan kegirangan..
Sumber daya alam dan manusia yang melimpah
bisa terlupakan karena gaduh di dalam.

Keangkuhan manusia,
hingga ayat suci Al-qur'an pun disangsikan
kebenaran-Nya.

Ujian keyakinan,
Apa arti agama dan dirimu,
jika kau masih ragukan Al-qur'anmu.

Alam sudah tidak bersahabat lagi,
Banjir dimana-mana karena ulah kita juga.
Gempa dan tsumani saja sudah memporak porandakan
bumi dan isinya,
kau pasti mendengar kaum Tsamud, Luth juga Nuh.

Kau berlindung dimanapun,
Jika Tuhan sudah menentukan ajalmu,
kau akan mati.

kau berjalanlah dengan keangkuhanmu
dalam kubur dan padang mahsyar,
keyakinan kita memang berbeda
tapi semua orang tahu "Adam ayah kita".

Kita hanya melihat lahiriah,
Allah melihat keseluruhan diri ini.
Ilmu yang kita punyai, baru setetes dari lautan samudera ilmu-Nya.
KetetapanNya untuk kebaikan semua.

Jadi apakah yang kau pertahankan dan banggakan
di tanah yang akan kau tinggalkan ini akhirnya??
sedangkan, Dia Kekal dan Maha Mengetahui.

Bandung, 151116

Wednesday, 26 October 2016

Sebuah Buku



Bab Emotional Quetient..
Setengah terbaca dengan musik menemani,
teringat masa kebelakang..
Mencari beberapa buku untuk dibaca sebagai penghibur
ketika pekerjaan belum juga kudapat. 

Tapi yang jadi pertanyaanku kini,
Apakah yang sudah kudapat dan kupelajari?
Ilmu apakah yang menerap selama masa itu?

Ilmu yang sedikit tapi diamalkan,
kemudian diambil hikmahnya dari setiap kejadian
akan menjadikan pengalaman yang abadi.

”Ambillah yang abadi dari yang musnah”.

Aku mungkin lupa, 
untuk isi kandungan buku yang telah terbaca 
tapi untuk apa yang sudah kulakukan
selama hampir 20 tahun kebelakang
menjadikan diriku yang sekarang,
itu yang penting.
Ada sebuah proses..

Kehidupan ini bisa terbentuk dari pola pikir kita sendiri, 
hidup menjadi terasa rumit ketika kita berpikir seperti itu
dan kehidupan ini seperti sandiwara,
permainan ataupun pembelajaran
ketika kita mengubah pola berpikir kita tentang kehidupan.

Sebuah buku bisa merubah mindset kita
dari ribuan buku yang sekedar bacaan belaka,
Buku yang membuat kita menjadi berpikir,
bahkan menasehati kekurangan diri kita
dengan solusi yang kita butuhkan untuk menjadi lebih baik, 
itu yang diperlukan.
kehidupan sekeliling kita pun, ilmu untuk dibaca “Iqra..”
Buku bisa menjadi panduan sekaligus guru dalam tulisan
untuk sebuah pencarian..

Dan pada akhirnya,
Aku adalah representasi dari apa yang dulu kulakukan, kurasakan
dan kuyakini berdasarkan pengalaman itu sendiri.

Bagaimana kita memahami sebuah kebenaran
jika kita tidak pernah belajar dari sebuah kesalahan,
Katak yang bisa melompat paling tinggi pun harus siap dengan hembusan angin yang bisa menghempaskannya jatuh ketanah bahkan mati saat melompat.

Spiritual Quetient menjadi pondasi dasar dari semuanya
ketika semua amal perbuatan kita, tergantung dari niat.
 
Sebuah buku tetaplah menjadi buku
jika kita tidak memahami dan mengerti apa isi yang terkandung,
seperti menyelami buah pikiran, ide dan gagasan pembuat buku tsb.
Untuk mendalami kitab suci Al-qur’an pun ada ahlinya para ulama,
“pewaris para nabi”.

Tak terasa,  jam 2 nol nol..
Selalu ada misteri dalam dirimu, malam..

Aku ingin terjaga bersamamu hingga mentari menyapa,
tapi pikiranku harus ditidurkan
untuk bisa melewati malam bersamamu..

Banyak cerita yang berhubungan dengan emosi.
“Kenali dirimu maka kau akan mengenal Tuhanmu”.

Bab “emosi” akan terus berlanjut selama kita hidup
dan bersosialisasi.. 

Bandung, 171016.

"Forever and One" dan “ABG Tua”



Part 1 (Bandung,  260916 23:27)

Ada ketika "forever and one" diputar,
Memori Piksi ITB seperti slide background
Yang mengiringi,
Virus autorun.exe yang dikarantina
Menjadi sebuah vaksin “Kebersamaan”.


Ngumpul bareng menunggu jam masuk.
Indahnya masa remaja
Mengajarkan kita banyak hal, 
mikirin si dia yang belum tentu memikirkan kita 
dan sebaliknya, hahaha.. aneh tapi nyata.

Sekarang, ada anak disampingku..
Ada pembelajaran yang lain.
Menafkahi, bermain bersama..
Dan banyak hal.

Thanks for everything guys..

Saat kita bisa berinternet sebebasnya ditahun 99/00
kala internet masih menjadi teknologi yang langka,
tampilannya pun ada yang berupa teks di unix
dan MIRC menjadi aplikasi favorit setelah pelajaran
selesai.

Dan pada shubuh yang dingin kita bersama
Di puncak gunung Tangkuban Perahu,
terasa beku, embun menyelimuti pandangan
setelah malamnya kita berjalan dibawah bulan purnama 
ciyee..sok romantis, 
menyusuri jalanan tembus Jayagiri 
posisi berjalan pria didepan, samping dan belakang 
biarkan hawa yang ikut, berjalan ditengah
dalam lindungan para adam,hahaha..(PDKT padahal itu mah)
Sekarang utk jalan malam-malam dikota pun,
harus mikir dua kali.

Saat kita ke jogja dengan kereta ekonomi malam,
Tiba pagi hari dengan menyewa losmen dekat Malioboro
Ada kejadian menarik ketika becak yang ditumpangi kedua temanku
Terbalik keatas karena ternyata penumpangnya lebih berat
daripada keneknya dan gak mau diam,hahaha..
uang patungan bersama dengan budget seadanya 
modalnya kemauan dan kebersamaan,
dari Malioboro, Prambanan hingga Borobudur tujuan terakhir
kita menginap disana hingga terbit mentari diatas puncak Borobudur. 

Dengan makan nasi kucing, mie kuah juga gudeg,
selama 3 hari 2 malam kita di jogja.  
sayang,dulu handphone kita tidak secanggih saat ini
sehingga moment ini hanya terekam dalam kenangan, 
juga dalam tulisan ini.

Satu lagi lagu yang mengingatkanku akan sebuah kebersamaan,
ketika sebuah lagu “ABG tua” diputar, 
joged bersama, tua muda berbaur melepas penat
setelah seharian bekerja. 

Makan bersama ditengah sawah dengan menu yang telah tersedia
sajian minuman jahe hangat nan segar didaerah sejuk nan dingin, 
kabut pun akan datang sekitar jam 9an,
dan sebagai penanda jam untukku pulang kebawah,
back to bandung.

Intinya adalah kebersamaan,
Tidak ada saling menjatuhkan satu sama lain 
Mencoba saling merangkul satu sama lain..
walaupun ada perbedaan dan pastinya ada 
tapi menghargai perbedaan yang menjadikan kita satu.
Tidak ada istilah bully seperti sinetron-sinetron yang ada sekarang 
bukannya giat belajar atau bekerja
biar pikirannya jauh dari membicarakan yang tidak penting (ghibah).

Kita harus bersiap
Fitnah dan sejenisnya akan selalu ada
Moga kita selalu dilindungi..

Ada beberapa lagu ketika diputar ulang
akan mengingatkan kita akan sebuah moment
sesuai masa lagu itu diperdengarkan utk pertama kali 
kita menyukainya dan berkali-kali kita dengarkan
sehingga ada moment yang pas dengan lagu tersebut
pada suatu waktu.


Part 2... ( Bandung, 030916 )

Semua orang punya kehidupannya sendiri sekarang
Moment ini terasa harus diceritakan
Karena sepuluh tahun atau dua puluh tahun
setelah moments ini berlalu 
kita berubah, 
jaman berubah, 
kita tersibukkan
dan lembaran baru digelar..

Jejaknya akan terhapus
seperti tulisan ditepian pantai yang tersapu ombak kecil..
seperti soundtrack lagu yang menjadi hits
ketika lagu yang diperdengarkan mewakili keseluruhan cerita tsb..
Cerita yang baik, menyenangkan dan banyak kesan didalamnya,
walaupun sudah menjadi sejarah dan sudah ditutup rapat, 
akan menarik jika dibuka ulang sekadar utk membuat kita tertawa dan tersenyum 
sebagai hiburan dijaman yang banyak berubah ini.

Daripada kita bangga mempertontonkan aib saudara sendiri
atau kita senang melihat orang susah
dan susah melihat orang senang.

mensyukuri apa yang sudah terjadi 
membuat sebuah cahaya kecil dari sebuah misteri..


Part 3 ( Bandung, 051016  02:00 )

Bicara tentang kebersamaan..
Kita berempat selama hampir 7 tahun lebih
seperti sahabat yang tak terpisahkan
Berawal dari kelulusan putih abu2,
Dengan baju penuh coretan perpisahan
Kita merayakannya dengan berjalan dari jayagiri
Sampai puncak gunung Tangkuban Perahu,
Dengan ijazah masih didalam tas,
Pulang subuh berjalan dari atas sampai terminal lembang
Dan pagi sampai di stasiun bandung.
Tidak ada rencana,
kenakalan masa remaja dalam bermain
dan itu berlanjut,
Makan, bergadang, tidur dan bermain bersama
Hingga menginap dan mancing,
Ada yang menarik ketika mancing dimalam hari,
Karena temanku itu merasa kailnya disambar sang ikan
Yang ternyata kailnya terkait dengan sebuah jaring ikan,
Sudah teriak kegirangan, eh ternyata..xixi.
Saling mengunjungi dan berbagi satu sama lain,
Dan,
menjadi sebuah kesalahan,
ketika akhirnya ada perasaan saling memiliki yang lain
seperti sebuah kelompok kecil
yang akhirnya ketika jenuh melanda,
berkumpul terus tanpa tujuan,
akan dibawa kemana dan seperti apa,
perpecahan pun terjadi..(off the record).

cerita yang seharusnya terhapus bersama gulungan ombak di pesisir pantai, tapi itu seperti bekas paku yang tertancap pada sebuah papan yg menyisakan sebuah lubang yang jikalau ditambal pun, tidak akan semulus sebelumnya dan menjadi sebuah pengalaman tersendiri bahwa kebersamaan disini adalah kemajuan dan kebaikan bersama dan bukan sebuah kepentingan perseorangan semata seperti kebersamaan shalat berjama’ah yang dipersatukan dalam nuansa islam yang pastinya akan selalu abadi.

“Kunjungilah (saudaramu) secara jarang-jarang niscaya rasa kasih sayang akan bertambah.” (Hadist Nabi)

Sebuah tim yang hebat dibangun dalam pondasi saling menghargai perbedaan yang ada tetapi tetap satu tujuan.

Tulisan sederhana yang dibagi dalam 3 bagian waktu yang berbeda
Ditangkap dalam tulisan agar jejaknya tidak hilang 
ada istilah yang mengatakan inspirasi
tapi saya mengatakan moment.
Moment yang menginspirasi untuk ditulis, hahaha..

The End.

Part 4  (Bandung, 170418)

Ada beberapa kata yang direvisi dan disesuaikan,
akhirnya..
awalnya murni hanya menulis apa yang terekam,
pada saat itu bersama malam..
mungkin terdengar sarkasme, 
padahal itu sentilan saja jikalau pun ada,
tapi tidak setiap orang bisa mengerti niat penulis
untuk sama-sama memperbaiki.

Part 4 berhubungan dengan tulisan yang berjudul "Pengertian",

Wassalam.

 




Tidak ada judul (sekali berarti)

20 tahun berlalu, apapun yang sudah terlalui, atau menjadi apa kita sekarang.. kita pernah ada, tahun yang mengagumkan. da...